Gas oh Gas…

Walaupun hanya sebuah tabung warna biru (ataupun warna hijau), aku takutnya luar biasa…. Yah, tabung gas. Walaupun di rumah dan di kos aku masak pakai kompor gas, walaupun di lab aku pun kerja pakai gas, tapi sampai sekarang aku belum berani untuk menyambung atau melepas selang gas. Temanku komentar, ‘Cuma gini aja kok Zalf.” Walaupun cuma gitu aja, yang namanya gak berani ya tetep aja gak berani -_______-“

Ketika di lab…
Kemarin, sewaktu aku kerja di lab mikro. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 16.30. Jam segitu adalah jam dimana saatnya analis di lab pulang. Jam berapa pun aku keluar dari lab, yang penting ketika analis pulang, aku sudah tidak bekerja menggunakan gas lagi, biasanya tinggal preinkubasi aja. Nah, kemarin sore aku masih memakai gas sampai jam tengah 5. Teh Alfi, analis lab mikro mendekatiku ‘Sampai jam brapa, Zalfa?’. ‘bentar lagi kok teh. Ditinggal aja gpp teh, masih ada dini di bawah. ’ Jawabku. Padahal aku pun kurang yakin apakah analis dosen pembimbingku itu masih di bawah atau tidak😀. Kalaupun dini udah pulang, aku bisa minta tolong temanku yang masih kerja di bawah (akhir2 ini kan banyak yang suka nglembur…). Teh Alfi lalu mengambil tas di ruangannya dan kembali ke lab mikro. ‘Masih lama, Zalf?’. ‘Bentar lagi, Teh.’ Akhirnya Teh Alfi menungguiku, yang memang tinggal 1-2 menit kerjaan pakai api nya beres sudah. Heu, kapan aku gak bergantung sama orang lain lagi…..

Ketika di kosan….
Aku lebih memilih menunda masak karena gas habis, daripada disuruh masang gas sendiri….

Ketika di rumah….
Waktu liburan beberapa waktu lalu saat aku mudik, aku dan ayahku saja yang di rumah ketika itu, ibu dan adik-adikku masih di solo. Pagi hari, aku masak di dapur. Ayahku menghampiriku sambil berkata, ‘Abi pergi dulu, nanti kalau gas nya habis, minta yatno masangin’. Heu, di rumah, yang biasa masang gas ya ayahku. Aku dan ibuku sama-sama penakutnya -_________-“. Ayahku pun pergi, tinggallah aku seorang diri di rumah. Rewang yang biasa bantu cuci baju dan nyetrika juga belum datang. Tak lama kemudian, gas beneran habis. Mau tak mau aku meminta yatno untuk masangin gas. ‘Yat, tolong pasangin gas.’ Suruhku padanya yang sedang bekerja di depan rumah. Dia cengar cengir gak jelas (mungkin mbatin ‘Ini ibu sama anak kok ya sama2 penakutnya’ -_______-“) dan kemudian memasangkan gas di belakang.

Heu, kapan aku teh bisa masang gas….. padahal tiap hari pakai gas….-______-“

2 thoughts on “Gas oh Gas…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s