Objek Wisata Sekitar Surakarta

1. Tawangmangu
Tawangmangu, merupakan tempat wisata daerah pegunungan di kota Solo yang letaknya dekat di lereng Gunung Lawu, sekitar 1 jam perjalanan dari Solo menuju Tawangmangu, atau sekitar 50 kilometer kearah timur, akan bayak ditemui pemandangan alam yaitu area persawahan yang hijau membentang, juga banyak jurang – jurang yang cukup curam bilamana kita sudah memasuki area Tawangmangu ini. Diwarnai dengan banyaknya penginapan berupa villa atau wisma, ada yang disewakan juga ada yang milik pribadi, serta rumah makan, restoran, atau pedagang sate keliling yang menjadi makanan favorit di tawangmangu ini. Di Tawangmangu sendiri ada tempat wisata yaitu Grojogan Sewu dengan tinggi air terjun sekitar 1000m. Jika kita kearah timur sekitar 45 menit dari Tawangmangu, kita akan menjumpai danau Sarangan, pemandangannya juga tidak kalah indahnya, kita dapat membeli makanan jadah bakar yang sangat lezat disana, sembari menaiki kapal boat untuk berkeliling disekitar danau Sarangan.


2. Museum Sangiran
Sangiran adalah sebuah kawasan yang terletak 15 km di sebelah utara koto Solo ke arah Purwodadi. Sangiran adalah tempat yang sangat penting untuk mempelajari Pithecanthropus Erectus, manusia pra-sejarah dari Jawa. Tanah di Sangiran banyak menyimpan fosil mahluk hidup dari jaman pra-sejarah.
Di Sangiran terdapat Museum Pleistocene yang menyimpan tulang-tulang Pithecanthropus Erectus, fosil tumbuhan maupun fosil binatang. Sangiran juga adalah tempat yang penting untuk mempelajari teori evolusi manusia, fosil manusia purba yang ditemukan di Sangiran, dianggap sebagai salah satu mata rantai dalam teori evolusi manusia.


3. Keraton Kasunanan
Keraton Kasunanan, disebut juga sebagai Keraton Surakarta Hadiningrat yang dibangun pada tahun 1745 oleh Raja Paku Buwono ke II. Keraton berarsitektur tradisional Jawa dengan nuansa warna putih biru dengan sedikit sentuhan arsitektur gaya Eropa, arsiteknya sendiri pada zaman itu adalah Pangeran Mangkubumi (kelak bergelar Sultan Hamengkubuwono I) yang juga menjadi arsitek utama Keraton Yogyakarta. Bangunan keraton terdiri dari Pagelaran Sitihinggil, Kori Brojowolo, Kori Kamandungan, Kori Sri Manganti dan Panggung Sangga Buwana. Bagian keraton lain dan tidak boleh dikunjungi wisatawan, antara lain Sasana Sewaka, Sasana Pustaka dan Maligi. Pendopo Sitihinggil dengan ciri khasnya yang tidak dikelilingi tembok pertahanan kerajaan pada fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan benda – benda tanda kebesaran raja, gamelan kuno dan pusaka keraton.

4. Keraton Mangkunegaran
Karaton indah yang terawat ini (Puro = Karaton) terletak di pusat kota Solo, diantara Jalan Ronggo Warsito, Jalan Kartini, Jalan Siswa dan Jalan Teuku Umar. Konstruksi Puro ditanggal ulang pada tahun 1757 oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (K.G.P.A.A) – Mangkoenagoro I (1757-1795).
Di dalam tempat istana yang sangat indah ini juga terdapat perpustakaan Reksopustoko, dimana naskah yang jarang didapat, keagamaan dan filsafat ditulis dalam gaya tulisan Jawa.

5. Jurug
Di solo juga ada tempat satwa binatang yaitu TSTJ (Taman Satwa Taru Jurug) . Taman Satwa Taru Jurug merupakan salah satu objek wisata di Kota Surakarta. Taman Jurug menawarkan lokasi yang indah untuk beristirahat, di dalamnya terdapat berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Dengan konsep wisata alam, jalan-jalan di dalam taman dikelilingi pohon-pohon besar dan rindang. Di dalam lokasi taman, kita akan sering menjumpai kawanan monyet dan berbagai jenis spesies burung.
Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) berlokasi di timur kota Solo, dekat perbatasan dengan Karanganyar. Taman wisata yang dahulu sempat menjadi primadona pariwisata di kota Solo ini, kini seakan kehilangan pamornya karena kurangnya pengelolaan selama bertahun-tahun.

6. Pandawa Waterboom Solo
Salah satu obejek wisata baru yang jadi andalan kota Solo adalah Pandawa Water World (PWW). Objek wisata ini hanya 1 kilometer dari Kota Solo arah selatan. Bila dari Jl Tanjung Anom, Solo menuju ke arah selatan, dalam waktu beberapa menit, pengunjung akan sampai di lokasi. Taman dunia air ini bukan kolam renang biasa, melainkan kolam renang dengan aneka permainan, yang lebih bersifat petualangan. Pengunjung objek wisata ini diharapkan bukan saja turis domestik, tapi juga mancanegara.
Memasuki objek wisata ini, pengunjung langsung menatap dunia pewayangan dalam ukuran raksasa. Patung pandawa lima yang dibangun untuk memperindah pemandangan dibuat dalam ukuran besar. Kresna setinggi 37 meter nampak gagah menghiasi gua buatan yang di bawahnya yang dikitari genangan air kolam. Di sebelah kanannya, Satria Pringgodani Raden Gatotkaca dalam posisi terbang seakan turun dari angkasa. Di depan Gatotkaca, Bima alias Sena menggenggam gada Rujakpolo seolah-olah siaga menghadapi musuh.
Tak jauh dari Bima, sang Arjuna dengan wajah lembut namun selalu waspada, siap melepas anak panah dari busurnya. Patung-patung ini memberikan pesona tersendiri bagi para pengunjung, karena patung-patung ini terlihat begitu hidup dan seolah ikut meramaikan wahana yang ada di PWW.

7. City Walk Solo
City walk Solo terletak di koridor sebelah kanan sepanjang jalan Slamet Riyadi. Mulai dari Purwosari sampai Benteng Vastenburg dan pasar Gede. Kawasan Slamet Riyadi adalah salah satu aset yang dibanggakan oleh masyarakat Solo. Kawasan tersebut merupakan suatu kawasan yang memiliki unsur budaya yang melekat pada jati diri kota Solo karena banyak warisan bangunan yang bernilai sejarah. kawasan Loji Gandrung, Sriwedari, Museum Radya Pustaka, Museum Batik Kuno Danarhadi, Kawasan Ngarsopuran Mangkunegaran, Kampung batik Kauman , Gladhag, Alun-Alun Utara, Masjid Agung Solo, kawasan keraton Kasunanan, benteng Vastenburg. Tidak hanya bangunan bersejarah. Area pertokoan dan pusat belanja juga banyak terdapat di Slamet Riyadi. Solo Grand Mall , Pusat Grosir Solo dll.

8. Pasar Klewer
Di pasar ini kita bisa membeli aneka jenis pakaian dan kain dengan harga kain (tentunya kalau pintar menawar harga :))

9. Kebun Teh Kemuning
Kebun Teh Kemuning terletak di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar di kaki Gunung Lawu JawaTengah.
Hasil dari kebun Teh Kemuning ini disetorkan ke Pabrik Teh Gunung Subur di Solo (yang mengeluarkan Teh dengan merk Teh Tjap Kepala Jenggot)

10. Kampung Batik Laweyan
Salah satu tempat pembuatan batik solo yang dari zaman belanda hingga saat ini ada, batik laweyan solo memang salah satu usaha turun temurun yang di wariskan kampung batik laweyan menyediakan berbagai jenis batik dari batik cap atau tulis.

About these ads

4 thoughts on “Objek Wisata Sekitar Surakarta

  1. emang, antum sudah pernah ke sana semua zalf ??

    hiks2, 4 tahun di Sukoharjo ndak pernah, secara khusus, liat-liat tempat-tempat itu….,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s